HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Anggota TNI Adu Jotos Dengan 2 Anggota Polantas di Ambon Berujung Damai

 

Ket Foto : Dua Anggota Polisi dan TNI yang terlibat perkelahian


AMBON - Dua Anggota Polri dan satu Anggota TNI saling adu jotos. Terlihat dua anggota Polisi tumbang dihajar anggota TNI seorang diri menjadi tontonan warga. Video perkelahian ini pun viral di media sosial.

Informasi yang beredar, peristiwa terjadi di sekitar Pos Lalu Lintas Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon. Depan Kantor PLN Jalan Rijali Ambon.

Dalam video berdurasi 26 detik tersebut, dua polisi yang berkelahi memakai seragam lengkap.

Warga yang berada di sekitar lokasi berusaha melerai. Namun perkelahian terus terjadi.

Informasi warga, perkelahian bermula dari salah satu sepeda motor yang kena tilang. Karena pengendara tidak memakai helm.

Pengendara tersebut disebut keluarga dari oknum Anggota TNI yang terlibat perkelahian.

Entah bagaimana kronologis sebenarnya, tiba-tiba saja terjadi perkelahian antara Anggota Polantas dengan Anggota TNI.

Warga yang merekam terdengar berteriak minta tolong. Agar perkelahian dihentikan. Sampai akhirnya sejumlah warga terlihat mendekat membantu melerai.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Roem Ohoirat menyebut insiden tersebut terjadi sore hari tadi, Rabu (24/11/2021). 

"Jadi betul tadi anggota kami melakukan tugas di lapangan kemudian ada masyarakat yang melanggar lalu lintas. Kemudian tadi yang bersangkutan mau ditilang," kata Kombes Roem saat dihubungi wartawan.

Roem menyebut pengendara yang ditilang kemudian menghubungi keluarganya yang merupakan anggota TNI.

"Kemudian dia telepon keluarganya, anggota TNInya datang dan terjadi keributan," beber Roem.

Lebih jauh Roem menyebut bahwa kasus tersebut sudah berakhir damai dan seluruh anggota yang terlibat dikembalikan ke instansinya masing-masing. Kedua belah pihak ditegaskannya juga sudah berdamai.

(Red/indozone)



Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *